Within the framework of sustainable livelihoods, mobility of access to capital is influenced by policy and institutional support to address the context of vulnerabilities that hinder sustainability. The Covid-19 pandemic disaster is one of the vulnerable contexts that need to be addressed in policies and institutions to maintain the sustainability of people's livelihoods. In the Indonesian context, few studies link the sustainable livelihood approach to social entrepreneurship. This study offers an idea to describe in-depth the contribution of the social company Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) in minimizing the context of vulnerability, namely the impact of the Covid-19 pandemic sustainability on people's livelihoods in Indonesia. The research method used is interpretive qualitative, through a case study approach at the Cinta Anak Bangsa Foundation (YCAB). The research data collection techniques used were in-depth interviews, observation, and document studies. Also, the triangulation technique was used to obtain valid and credible information. This study indicates that the social entrepreneurship approach effectively mobilizes access to human capital, financial capital, physical capital, natural capital, and social capital. It is embodied in the HELP, HOLD, and HOPE programs which are the pillars of YCAB's social enterprise to increase people's access to education, social welfare, and sustainability.Kerangka penghidupan berkelanjutan menunjukkan bahwa akses mobilitas terhadap modal dipengaruhi oleh dukungan kebijakan dan kelembagaan untuk mengatasi konteks kerentanan yang menghambat keberlanjutan. Bencana pandemic Covid-19 merupakan salah satu konteks kerentanan yang perlu diatasi secara kebijkan dan kelembagaan untuk mempertahankan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Dalam konteks Indonesia, belum banyak penelitian yang menghubungkan pendekatan penghidupan berkelanjutan dengan konsep kewirausahaan sosial. Mempertimbangkan hal tersebut, penelitian ini menawarkan gagasan untuk menguraikan secara mendalam kontribusi perusahaan sosial Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dalam meminimalisir konteks kerentanan yakni dampak pandemic Covid-19 bagi keberlanjutan penghidupan masyarakat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif interpretatif, melalui pendekatan studi kasus pada Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Teknik pengambilan data penelitian yang digunakan ialah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Adapun, teknik trianggulasi diadopsi untuk memperoleh informasi yang valid dan kredibel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kewirausahaan sosial sangat efektif dalam memobilisir kapabiltias akses terhadap modal manusia, modal finansial, modal fisik, modal alam, dan modal sosial. Hal tersebut terejawatahkan dalam program HELP, HOLD, dan HOPE yang menjadi pilar utama perusahaan sosial YCAB untuk meningkatkan kapabilitas akses masyarakat terhadap pendidikan, kesejahteraan sosial, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2023