Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekuatan uji tarik baja AISI 1040 akibat proses perlakuan pendinginan dengan memfariasikan media pendingin dan mengetahui perubahan sifat mekanik Baja AISI 1040 akibat proses pendinginan dengan media pendingin yang berbeda melalui diagram hasil uji tarik. Penelitian yang digunakan dengan melakukan proses perlakuan Quenching terhadap spesimen baja AISI 1040 pada temperatur 800 0C selama 1 (satu) jam, kemudian ketiga model/spesimen didinginkan pada 3 (tiga) media pendingin berbeda yaitu oli SAE 40W, Air dan udara. Setelah itu dilakukan pengujian tarik terhadap ketiga spesimen dan mencatatkan hasil yang diperoleh. Dari hasil penelitian yang diperoleh material dasar Baja 1040 sebelum perlakuan pendinginan mempunyai kekuatan sebesar 1810.77 [kGf], sedangkan setelah dilakukan perlakuan panas diperoleh kekuatan sebesar 1677.85 [kGf]menggunakan pendinginan oli, 2603.38 [kGf] menggunakan pendinginan air, 2573.85 [kGf]menggunakan pendinginan udara. Kesimpulan penelitian ini bahwa peningkatan kekuatan Baja AISI 1040 setelah perlakuan pendinginan diperoleh nilai tertinggi sebesar 2603,38 dengan menggunakan media pendingin air.
Copyrights © 2022