Pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan telah menimbulkan perdebatan dan meningkatkan minat publik terhadap isu tersebut. Twitter menjadi media sosial yang populer untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terkait pemindahan ibu kota menggunakan metode analisis sentimen. Dalam penelitian ini, metode Deep Learning, khususnya Long Short Term Memory (LSTM) dan word2vec yang digunakan untuk menganalisis sentimen tweet masyarakat. Dengan menerapkan metode LSTM dengan Word2Vec, diharapkan dapat diklasifikasikan apakah tweet masyarakat bersifat positif atau negatif terkait pemindahan ibu kota. Model LSTM yang dikembangkan dalam penelitian ini menghasilkan akurasi sebesar 95%, precision sebesar 93%, recall sebesar 93%, dan F1-measure sebesar 95%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam menganalisis sentimen masyarakat terkait pemindahan ibu kota dan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pandangan publik terhadap perubahan tersebut.
Copyrights © 2023