Studi ini berupaya melakukan pelacakan terhadap asal usul diskursus identitas kebalian dalam masyarakat Bali dan kondisi sosial-kultural yang melandasinya kemunculannya. Wacana ini muncul di kalangan kelas menengah terdidik Bali sebagai bentuk kegelisahan terhadap perubahan sosial-kultural dan ekologis yang terjadi sejak Orde Baru akibat perkembangan industri turisme. Akumulasi dampak perkembangan pariwisata Bali menyebabkan semakin tingginya tingkat alih fungsi lahan produktif, ledakan gelombang migrasi penduduk luar Bali, persaingan ekonomi antara penduduk lokal dan pendatang, sekularisasi kehidupan sehari-hari sebagai konsekuensi kehidupan modern, perubahan budaya di kalangan generasi muda, lemahnya otoritas lembaga-lembaga adat dan agama, semakin terpinggirkannya orang lokal di tengah desakan kapitalisme pariwisata, dan sempitnya ruang-ruang ekspresi budaya dan keagamaan. Dampak perkembangan industri pariwisata di Bali ini telah mempengaruhi kondisi sosial dan lingkungan Bali kontemporer. Berbagai persoalan inilah menimbulkan sebuah kecemasan sehingga melahirkan diskursus yang bernada politik identitas yakni kebalian.
Copyrights © 2023