Jurnal Inovasi Penelitian
Vol 4 No 3: Agustus 2023

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR (BAYI BERAT LAHIR RENDAH) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI ABDOEL MADJID BATOE MUARA BULIAN

Suroso Suroso (Kesehatan Masyarakat, 12Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi)
Melda Yenni (Kesehatan Masyarakat, 12Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2023

Abstract

Masih tingginya kejadian bayi berat lahir rendah di Kabupaten Batang Hari termasuk kota Muara Bulian khususnya RSUD HAMBA. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD HAMBA Muara Bulian yang dilakukan pada bulan Juli 2009 sampai dengan bulan Agustus 2009, factor tersebut adalah umur, jumlah banyaknya melahirkan (paritas) dan kadar Hb. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian BBLR dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR meliputi umur ibu, paritas dan kadar Hb kejadian berat badan bayi lahir di RSUD HAMBA Muara Bulian. Hasil penelitian akan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-square, untuk melihat besarnya risiko variabel independen akan digunakan analisis Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 220 responden 24.55% termasuk dalam kelompok umur berisiko, 53.18% termasuk dalam kelompok Hb responden berisiko dan 57.27% termasuk dalam kelompok paritas responden berisiko.Terdapat hubungan yang signifikan antara umur responden (p-value = 0.008), kadar Hb responden (p-value= 0.015), paritas responden (p-value= 0.010) dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Dari tiga variabel yang paling berpengaruh adalah umur (dilihat dari angka Odds Ratio terbesar yaitu 2,345). Disarankan diberikan pemahaman kepada ibu-ibu dan remaja puteri (usia produktif) dalam hal umur yang paling baik untuk hamil dan akibat yang akan terjadi bila kehamilan terjadi < 20 tahun atau >35 tahun tidak dianjurkan untuk hamil dan pemahaman tentang kehamilan yang paling baik adalah 2 dan 3 kehamilan dan persalian lebih dari 3 kali akan mempunyai dampak yang buruk terhadap kesehatan ibu dan janin. Melakukan pemeriksaan kehamilan atau ANC secara berkala, minimal 4 kali selama masa kehamilan, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menjaga kondisi kesehatan dan aktivitas sehari-hari

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JIP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Education Social Sciences

Description

"JIP” for JURNAL INOVASI PENELITIAN, published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Published in two formats, print and online, ISSN: 2722-9475 and the online version of ISSN 2722-9467, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: 1. Culture (a ...