Kulit telur ayam ras lebih tipis dibandingkan dengan telur itik sehingga sering pecah pada kulit telurnya jika dilakukan pengolahan menjadi telur asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai level penggunaan bubuk kulit telur dan abu gosok terhadap kualitas fisik dan organoleptik telur ayam ras asin. Penelitian ini menggunakan RAK dan RAL faktorial terdiri dari dua faktor yaitu faktor A T1 (100% bubuk kulit telur), T2 (70% bubuk kulit telur), dan T3 (40% bubuk kulit telur) serta faktor B A1 (0% abu gosok), A2 (30% abu gosok) dan A3 (60% abu gosok) yang setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter adalah uji fisik persentase kehilangan berat telur, daya pecah kulit telur dan uji organoleptik. Perlakuan memberikan pengaruh interaksi yang sangat nyata (p>0,01) pada rasa dan warna, memberikan pengaruh tunggal yang sangat nyata terhadap daya pecah kulit (p>0,01) dan memberikan pengaruh yang tidak nyata (p<0,05) terhadap presentase kehilangan berat dan aroma telur ayam ras asin.
Copyrights © 2023