Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi potensi kebangkrutan perusahaan Otomotif yang listing di Bursa Efek Indonesia menggunakan analisis Springate (S-Score) dan untuk mengetahui perbedaan prediksi potensi kebangkrutan sebelum dan selama pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan objek penelitian 3 perusahaan Otomotif yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2021. Teknik pengambilan sampling menggunakan metode purposive sampling. Sumber penelitian menggunakan data deskriptif berupa dokumen-dokumen gambaran umum perusahaan dan annual report perusahaan Otomotif yang listing di Bursa Efek Indonesia selama empat tahun. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat 1 perusahaan yang masuk dalam kondisi tidak sehat yang diprediksi berpotensi bangkrut, 1 perusahaan yang masuk dalam kondisi sehat yang diprediksi tidak berpotensi bangkrut, dan 1 perusahaan yang mengalami perubahan kondisi tidak sehat menjadi sehat. Gordon L.V menggunakan empat rasio keuangan dalam model Springate (S-Score), yaitu modal kerja terhadap total aset (X1), laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aset (X2), laba sebelum pajak terhadap kewajiban lancar (X3), dan penjualan terhadap total aset (X4).
Copyrights © 2023