UD Doa Emak merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi mesin pemarut kelapa, mesin pemotong singkong, mesin giling daging, dan mesin pencabut bulu ayam. UKM ini memproduksi rata-rata 280 buah engsel besar dan kecil dan 230 buah penutup kepala dengan menggunakan alat manual dan sederhana yang dioperasikan dengan posisi menjongkok. Alat ini sering mengakibatkan kecacatan pada hasil produksinya dan menimbulkan kelelahan pada pekerja. Perancangan alat baru yang lebih ergonomis dilakukan untuk mengurangi tingkat kecacatan dan kelelahan pekerja. Alat yang dirancang ini mempertimbangkan antropometri dari pekerja dan dioerasikan dalam posisi duduk. Beberapa ukuran yang dipergunakan yaitu Tinggi Siku Posisi Duduk (TSPD), Panjang Jangkauan Tangan (PJT), Lebar Telapak Tangan (LTT), Panjang Polipteal (PP), Tinggi Polipteal (TP), dan Lebar Pantat (LP). Selain mempertimbangkan data antropometri pekerja, alat ini juga memperhitungkan persentil yang digunakan agar keseluruhan pekerja dapat mengoperasikan alat tersebut. Alat yang dirancang dapat menurunkan kecacatan hingga 83 % sehingga terjadi peningkatkan kapasitas produksi sebanyak 25-30 unit/hari.
Copyrights © 2023