Sitompul (1986:1) mengatakan bahwa paduan suara merupakan himpunan dari sejumlah penyanyi yang dikelompokkan menurut jenis suaranya. Teori lain menyebutkan bahwa paduan suara merupakan suatu vokal yang dalam penampilannya berbagai menjadi beberapa jalur suara, masing-masing suara sopran, alto, tenor dan bas (Boneo, 2003:320). Dari kedua definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa paduan suara merupakan seni vokal yang memiliki keunikan tersendiri bila dibandingkan seni vokal yang lainnya seperti solo dan duet yang umum di kalangan masyarakat. Keunikan tersebut yang menjadikan paduan suara dapat masuk ke dalam dunia pendidikan, khususnya pada kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler untuk mewadahi peserta didik yang memiliki minat dibidang seni tarik suara. Seperti hal nya Pasunda Hepta Nada yang merupakan kelompok paduan suara MAN 2 Kota Madiun yang bergerak dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya yang dilakukan MAN 2 Kota Madiun dalam meningkatkan kemampuan bernyanyi peserta didik yang memiliki minat di bidang tarik suara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, serta penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode latihan yang digunakan pada pembelajaran ekstrakurikuler paduan suara di MAN 2 Kota Madiun, untuk kemudian akan dideskripsikan mengenai hasil belajar yang dicapai peserta didik setelah melakukan kedua metode latihan pada saat melakukan proses latihan.
Copyrights © 2024