Latar Belakang: Tirah baring yang disebut Dekubitus adalah suatu daerah kerusakan seluler yang terlokalisasi langsung pada kulit, berdasarkan pengumpulan data pasien yang dirawat di RSUD Haji Makassar terdapat pada 30 orang klien stroke yang menderita kejadian dekubitus, selama rentang waktu penelitian. sehingga penulis ingin mengetahui apakah ada pengaruh mobilisasi pada klien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekwensi mobilisasi dan menganalisa hubungan mobilisasi dengan kejadian dekubitus. Metode: Penelitian ini eksperimen semu (quasi eksperimen). Jumlah sampel sebanyak 30 orang yang diambil mengunakan rumus Uji U Mann Whitney, besaran sampel dimana penentuan dengan mengunakan purposive random sampling. Berupaya untuk mengungkapkan dengan cara melibatkan kelompok kontrol di samping kelompok eksperimen. Hasil:Penelitian ini menunjukkan bahwa p value 0,525 pada kelompok kontrol penurunannya grade dekubitusnya 2,8% pada kelompok eksperimen penurunannya grade dekubitusnya 50 % (p value 0,000) mobilisasi 2-3 jam sekali dapat menurunkan grade. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelompok kontrol penurunannya grade dekubitusnya pada kelompok eksperimen penurunannya grade dekubitusnya mobilisasi 2-3 jam sekali dapat menurunkan grade.
Copyrights © 2023