Anemia merupakan masalah gizi yang paling banyak dijumpai baikpada negara maju maupun berkembang dengan sosial-ekonomirendah maupun tinggi. Secara global sebanyak 30,2% anemiadiderita oleh wanita terutama masa remaja karena pada masa initerjadi peningkatan kebutuhan zat besi akibat pertumbuhan danadanya menstruasi. Masalah anemia dapat berdampak padapenurunan kemampuan dan konsentrasi belajar, menghambatpertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otak sehinggaprestasi dapat menurun. Mengetahui analisis kadar hemoglobindengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswi Prodi DIIIKebidanan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta. Metodepenelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional analitikdengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel penelitianini adalah mahasiswi Prodi DIII Kebidanan STIKES PKUMuhammadiyah Surakarta sebanyak 63 mahasiswi. Alatpengumpulan data menggunakan alat GcHb dan nilai IPKmahasiswi. Analisa data menggunakan uji Pearson ProductMomment. Hasil penelitian didapatkan dari 63 sampel sebanyak 28mahasiswi (44%) yang mengalami kadar hemoglobin <12 gr/dlmendapatkan IPK sangat memuaskan dan 10 mahasiswi (16%) yangmengalami kadar hemoglobin ?12 gr/dl mendapatkan IPK cumlaude.Hasil analisis menggunakan uji Pearson Product Mommentdidapatkan nilai p = 0,043 < ? = 0,05 dengan n = 63 dan rhitung =0,256 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ada analisis antarakadar hemoglobin dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) padamahasiswi walaupun kekuatan analisisnya lemah.
Copyrights © 2018