Tahu merupakan salah satu makanan dari biji kedelai dandigemari oleh masyarakat Indonesia sebab memiliki protein yangtinggi serta hargannya yang murah. Proses pemasakan tahu dapatdilakukan dengan metode tungku sederhana maupun metode steamboiler. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan biayaproduksi antara pabrik tahu metode tradisional dengan steam boiler.Penelitian dilakukan pada 4 pabrik tahu di Kabupaten Boyolali, JawaTengah dan metode yang digunakan yaitu deskriptif studi kasus.Kajian tekno-ekonomis dilakukan dengan cara menganalisis biayaproduksi dari bahan baku, karyawan, dan bahan bakar. Hasil daripenelitian didapatkan bahwa penggunaan steam boiler sebagaipemanas dapat menghemat biaya bahan bakar sebanyak 50%. Rataratakeuntunganyangdidapatkanolehpabrikdenganpemanassteam boiler sebesar Rp1.732.611,21/100kg kedelai sedangkan denganpemanas tungku tradisional yaitu sebesar Rp56.3357,14/100kgkedelai.
Copyrights © 2021