Tahu merupakan salah satu makanan berprotein tinggi yang terbuatdari bahan baku kedelai dan sangat digemari masyarakat dariberbagai kalangan. Tahap proses pembuatan tahu terdiri dari prosespemasakan bubur kedelai dan penambahan koagulan untukmembentuk gel tahu. Metode pemanasan bubur kedelai menjadisalah satu bahasan yang penting untuk dilakukan dalam peningkatanteknologi. Studi tekno-ekonomi pabrik tahu bertujuan untukmembandingkan dan mengkaji biaya produksi berbasis metodepemanasan yang digunakan yakni metode pemanasan tradisional dansteam boiler. Studi dilakukan terhadap 4 pabrik tahu di KotaMataram, Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan metodedeskriptif studi kasus. Berdasarkan analisis perhitungan yang telahdilakukan di Kota Mataram didapatkan nilai keuntungan dariprodusen tahu tradisional dengan basis 100kg kedelai dengan nilaikeuntungan Rp603.452,38 lebih kecil dari nilai keuntungan produsentahu steam boiler yaitu sebesar Rp770.855,38. Hal ini menunjukkanpeningkatan nilai keuntungan yang didapatkan 22% lebih banyakuntuk penggunaan metode pemanasan steam boiler.
Copyrights © 2021