Usaha untuk mendapatkan bakteri yang menghasilkan senyawa antibiotik terus menerus dilakukan, ini dikarenakan banyak antibiotik yang resisten terhadap bakteri penyebab infeksi sehingga muncul jenis bakteri yang lain yang struktur DNAnya sudah berubah. Metode isolasi yang digunakan untuk mendapatkan bakteri adalah spread plate method (sebar). Metode ini digunakan karena bakteri penghasil senyawa antibiotik yang dihasilkan ditandai dengan terbentuknya zona bening disekitar koloni bakteri, sehingga mudah dilakukan pemurnian bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri penghasil senyawa antibiotik dengan teknik spread plate method (sebar) yang sesuai dengan Good Laboratory Practice untuk digunakan sebagai bahan praktikum di Laboratorium Mikrobiologi. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi isolasi dan pemurnian bakteri, uji aktivitas antibakteri, karakterisasi morfologi dan biokimia. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik isolasi dengan spread plate method (sebar) menghasilkan bakteri penghasil antibiotik yang baik dengan isolat bakteri terbaik yang didapat adalah isolat BA5 yang mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli ATCC 25922, memiliki karakter morfologi berbentuk irregular, gram positif, bentuk sel basil, memiliki endospora, aerob dan tidak memiliki katalase.
Copyrights © 2022