Kepercayaan diri yang cukup, seseorang individu akan dapat mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya sedangkan individu yang kurang percaya diri tidak akan mampu mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya sehingga seseorang akan minder dan memiliki citra tubuh yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan kepercayaan diri. Penelitian dilakukan di SMAN 4 Kendari dengan populasi berjumlah 314 Siswi kelas X. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan total sampel yang berjumlah 79 siswi. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif korelasional. Data penelitian diukur dengan menggunakan skala citra tubuh dan skala kepercayaan diri. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa mayoritas citra tubuh siswi berada pada kategori rendah, sedangkan kepercayaan diri siswi mayoritas berada di kategori sedang. Koefisien pearson correlation menunjukkan angka sebesar 0,494 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara citra tubuh dan kepercayaan diri pada siswi SMAN 4 Kendari. Kedua variabel memiliki angka koefisien korelasi bertanda positif, artinya semakin tinggi citra tubuh maka akan diikuti dengan semakin tingginya kepercayaan diri siswi SMAN 4 Kendari
Copyrights © 2023