Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dan dukungan sosial dengan resiliensi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dewasa awal di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu skala adversity quotient, skala dukungan sosial, dan skala resiliensi. Subjek penelitian berjumlah 50 ODHA dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis analisis regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistic 25. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara adversity quotient (X1) dengan resiliensi (Y) dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05) dan ada hubungan positif dukungan sosial (X2) dengan resiliensi (Y) dengan nilai signifikansi 0,037 (p <0,05). Serta hasil uji simultan adversity quotient dan dukungan sosial dengan resiliensi dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka ketiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Variabel adversity quotient dan dukungan sosial secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 47% pada resiliensi ODHA dewasa awal di masa pandemi COVID-19. Kata kunci: adversity quotient, dukungan sosial, dan resiliensi
Copyrights © 2023