Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Vol. 11 No. 3 (2023): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan

Pengaruh Teknologi Pasca Panen Terhadap Kualitas Biji Kakao di Desa Benua Kecamatan Benua Kabupaten Konawe Selatan : The Influence of Post-Harvest Technology on the Quality of Cocoa Beans in Benua Village Benua District South Konawe District

Indriana, Indriana (Unknown)
Rosmawaty, Rosmawaty (Unknown)
Fahria Nadiryati Sadimantara (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Oct 2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan penanganan pasca panen kakao dan menganalisis pengaruh dari teknologi pasca panen terhadap kualitas biji kakao di Desa Benua, Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan. Populasi penelitian ini yaitu seluruh petani kakao yang ada di Desa Benua yang berjumlah 234 petani, dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh 71 responden sebagai sampel penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan penanganan pertama pasca panen sortasi dan pemeraman buah tidak dilakukan oleh petani karena dalam proses pemanenan buah langsung dipecah hal ini juga menyebabkan biji kakao yang memiliki mutu yang tinggi bercampur, selanjutnya pemecahan buah dilakukan secara manual menggunakan alat seperti golok atau sabit untuk membukan dan memisahkan kotoran maupun biji yang cacat. Tahap fermentasi membutuhkan waktu yang cukup lama, dengan alasan tersebut hanya beberapa petani kakao di Desa Benua yang melakukan proses fermentasi, selanjutnya penjemuran/pengeringan biji kakao untuk menurunkan kadar air < 7,5% dilakukan dengan dijemur melalui sinar matahari langsung dan beberapa petani menggunakan solar dryer dari bantuan pemerintah, sedangkan pengemasan dan penyimpanan tidak dilakukan oleh petani kakao di Desa Benua karena langsung dijual ke pedagang. Penelitian ini juga menemukan penanganan pasca panen tahap fermentasi (X1) dan pengeringan (X2) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kualitas mutu biji kakao di Desa Benua Kecamatan Benua Kabupaten Konawe Selatan. This study aims to determine the process of post-harvest handling of cocoa and analyzing the effect of post-harvest technology on the quality of cocoa beans in Benua Village, Benua District, South of Konawe Regency. The population of this study is all cocoa farmers existing in the village of Benua totaling 234 farmers, using the Slovin formula obtained 71 respondents as a sample of research. Data analysis used is a descriptive statistical analysis and multiple linear regression analysis. The results showed the first post-harvest handling. Sorting and ripening of fruit is not done by farmers because in the process of harvesting the fruit directly broken down it also causes of cocoa beans have high quality mixed. Furthermore, the breakdown of the fruit is done manually using tools such as cleaver or sickle to opening and separating impurities and fermentation-resistant defective bins takes time long enough, with the reason that only beherana cocoa farmers in the village of do continent fermentation process, then the drying of cocoa beans to reduce the moisture content < 7.5% done by drying through direct sunlight and some farmers use solar dryer dar government assistance, while packaging and storage is not done by farmers cocoa in the village of Benua because it is directly sold to traders. The study also found puddles post-harvest stage of fermentation (Xi) and drying (X2) has a positive influence and significant to the quality of cocoa bean quality in Benua Village, Benua District, South of Konawe.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

perbal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ...