Penyandang Disabilitas di desa Argodadi memiliki usaha budidaya janur. Baglog sebagai media tanam jamur, hanya bisa digunakan untuk 5 kali panen. Setelah itu makan petani jamur harus menggantikan menjadi baglog baru. Pada saat ini limbah baglog belum dimanfaatkan untuk menjadi produk yang bernilai ekonomi. Sementara itu para pengusaha disabilitas ini juga belum memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik. Pada studi ini ini dilakukan pilot project pemberdayaan dengan memanfaatkan limbah baglog menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi melalui budidaya cacing merah. Output kegiatan ini pengusaha jamur memiliki ketrampilan budidaya cacing merah dengan pemanfaatan limbah baglog, juga memiliki kemampuan pengelolaan keuangan; pendampingan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan serta memiliki kemampuan penyusunan proposal pengajuan pendanaan sebagai tambahan modal. Program ini juga diharapkan memberikan tambahan penghasilan bagi wirausaha jamur, dan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan usaha.
Copyrights © 2023