Jamur tiram atau dalam bahasa latin disebut Pleurotus ostreatus adalah jamur dengan ciri fisik berbentuk cekung seperti cangkang tiram. Konsumsi jamur tiram yang semakin meningkat tiap tahunnya dan potensi pasar luar negeri yang tinggi untuk konsumsi jamurnya menjadikan produksi jamur tiram perlu ditingkatkan. Petani jamur tiram di desa menawan mengalami permasalahan dalam peningkatan produksi jamur diantaranya adalah proses perawatan budidaya jamur yang memerlukan perhatian khusus, diantaranya adalah proses penyiraman yang rutin dan terjadwal sehingga petani harus secara rutin melakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban kumbung jamur tiram sehingga tidak efisien dari segi waktu dan tenaga. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan teknologi tepat guna untuk melakukan penyiraman secara otomatis berbasis IoT melalui smartphone yang telah diimplementasikan pada kumbung jamur tiram di desa menawan kabupaten kudus. Dengan implementasi teknologi ini maka penyiraman jamur tiram dapat dilakukan melalui jarak jauh sehingga petani jamur tiram tidak harus datang ke kumbung untuk melakukan penyiraman. Sistem penyiraman otomatis ini bekerja berdasarkan kondisi kelembaban udara pada kumbung yang terbaca oleh sensor pH. Hasil panen jamur dengan menerapkan sistem penyiraman otomatis berhasil meningkatkan hasil panen dalam waktu 14 hari dengan kenaikan 83% atau naik 1.209 gram dari hasil panen dengan penyiraman konvensional pada media uji 15 baglog jamur tiram.
Copyrights © 2023