Keberhasilan suatu pendidikan diukur dari kemampuan peserta didik bersaing di dunia kerja; mampu mengaktualisasikan ilmunya dalam dunia nyata; mempunyai skill dan dapat diterima di masyarakat. Penerapan kurikulum merdeka saat ini, mendorong guru lebih kreatif dalam menyajikan pembelajaran dan mengetahui kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Guru dan peserta didik bekerjasama untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dicantumkan pada tujuan instruksional. Proses pembelajaran saat ini berpusat pada peserta didik (students center learning). Guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu, tetapi peserta didik harus mampu menemukan sendiri pengetahuannya melalui bimbingan guru. Daya saing yang semakin tinggi menuntut guru memiliki keterampilam yang beragam. Untuk itu, guru dituntut mampu memahami segala kebutuhan dan karaktersitik peserta didiknya, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni kognitif, behaviours dan kondisi peserta didik. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah implementasi model desain pembelajaram merupakan proses yang sistematis dan menyeluruh serta menjadi perhatian awal dalam perencanaan pembelajaran. Dalam perencanaan pembelajaran guru perlu memerhatikan materi yang akan diberikan pada peserta didik. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem pertidaksamaan linier dua variabel. Tujuan penelitian ini guru diharapkan mampu mendesain pembelajaran yang menarik sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas pembelajaran.
Copyrights © 2023