Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya keaktifan belajar dan rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini difokuskan pada upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pembelajaran IPA melalui menerapkan metode eksperimen. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Ciomas 09 dengan jumlah 26 orang siswa. Berdasarkan analisis terhadap hasil observasi pembelajaran, secara umum keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut ditunjukan dengan meningkatnya komponen memperhatikan penjelasan, ketertarikan terhadap materi, dan penyelesaian pengerjaan tugas. Data keaktifan dan hasil belajar siswa secara umum mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I rata-rata nilai siswa 75,33% dengan persentase ketuntasan 73,33%, kemudian pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 80,07% dengan persentase ketuntasan 86,67 %. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa serta menjadikan pembelajaran IPA menjadi lebih bermakna.
Copyrights © 2023