Berdikari : Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia
Vol 3 No 2 (2023): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)

Optimalisasi Penerapan Metode ARIMA dalam Mengestimasi Harga Emas di Negara Indonesia

Adne Sagita Panjaitan (Program Studi Matematika Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi, Indonesia)
M Rafly Maretha (Program Studi Matematika Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi, Indonesia)
Hilmiah (Program Studi Matematika Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi, Indonesia)
Bunga Mardhotillah (Program Studi Matematika Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2023

Abstract

Tahun 2023 Indonesia tercatat sebagai negara pemilik cadangan emas terbesar nomor 6 di dunia. Dan menurut data yang diberikan Ditjen Minerba Kementerian ESDM pada tahun 2021 Indonesia menghasilkan 118,3 ton emas murni, menjadikan negara Indonesia sebagai penghasil emas nomor 9 di dunia. Keberadaan Indonesia dalam cincin api pasifik ditandai dengan aktivitas vulkanik akibat pergerakan lempengan bumi yang menghasilkan pergerakan tektonik di bawah permukaan bumi menjadikan potensi adanya pertambang di Indonesia sangat besar. Dimana menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia memiliki sekitar 1.182.073,53 hektare tambang emas yang tersebar ke dalam 25 provinsi. Emas sendiri merupakan salah satu alat tukar menukar. Dimana menurut web www.goldprice.org di Indonesia pada bulan September 2022 sampai pada September 2023 mengalami peningkatan sebesar 12% namun pada bulan januari 2023 harga emas mengalami penurunan sebesar 7%. Adanya penurunan harga ini dapat mempengaruhi investor yang ingin menginvestasikan harta mereka ke emas. Maka dari ini penulis tertarik untuk menerapkan estimasi Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam menghitung harga emas penulis memilih negara Indonesia sebagai tempat melakukan penelitian, dimana Indonesia merupakan salah satu penghasil emas terbesar ke 6 di dunia. Dengan ini penulis berasumsi diperlukan adanya penelitian dengan pemodelan matematika untuk menganalisis, memprediksi, dan mengidentifikasi estimasi harga emas kedepannya. Adapun pemodelan matematika yang penulis pilih untuk menganalisis, memprediksi dan mengidentifikasi estimasi harga emas kedepannya di negara Indonesia adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menerapkan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam perhitungannya. Dimana tujuan penulis sendiri melakukan penelitian adalah untuk mewujudkan SDGs dalam sektor ekonomi, yang harapannya dengan adanya penelitian ini dapat membawa banyak pengaruh untuk kedepannya terutama untuk negara Indonesia sendiri.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jurnaljesi

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI) has aimed to present the progress and results of complex analyses in the economic, environmental, and social spheres. Our mission is to promote the official statistics as a tool supporting the decision making at the level of international ...