Kebisingan merupakan semua suara yang tidak dikehendaki atau tidak diinginkan yang bersumber dari benda atau peralatan dari proses produksi yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan berupa gangguan pendengaran dan keluhan subjektif non pendengaran. Keluhan subjektif non auditory merupakan efek yang ditimbulkan akibat paparan kebisingan, namun bukan pada organ pendengaran melainkan efek yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan pada seseorang seperti gangguan fisiologis, gangguan psikologis, dan gangguan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari tingkat pajanan kebisingan, karakteristik pekerja, dan perilaku pekerja terhadap keluhan kesehatan non auditory pada pekerja di area unit 5-7 pada perusahaan pembangkit listrik PT. X Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei dengan melibatkan 58 pekerja yang merupakan pekerja bagian operasi pada area unit 5-7. Desain yang digunakan pada penelitian ini ialah cross sectional dan pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terkait keluhan non auditory. Variabel independen pada penelitian ini diantaranya tingkat kebisingan berdasarkan SEG, usia, masa kerja, penggunaan APT, pajanan kebisingan diluar aktivitas pekerjaan, dan pelatihan terkait bahaya bising. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 58 pekerja bagian operasi, terdapat hubungan antara tingkat kebisingan berdasarkan SEG dengan keluhan psikologis dan keluhan komunikasi.
Copyrights © 2023