Jurnal Teknik Elektro (JTE)
Vol. 12 No. 2 (2023): MEI 2023

Monitoring Arus dan Tegangan Pada Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Berbasis Node Red dan ESP 8266

Rosalin, Berliana Dzakiyya (Unknown)
Aribowo, Widi (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2023

Abstract

Energi terbarukan di Indonesia meliputi energi surya, air atau hidro, bioenergy, angin, panas bumi (geothermal), dan gelombang laut.Ketersediaan energi terbarukan yang besar, khususnya gelombang laut didukung oleh kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar. Indonesia memiliki 17.499 pulau dari Sabang sampai Merauke, sedangkan luas wilayah Indonesia 7,81 km2 dan 3,25 juta km2 adalah lautan. Hal tersebut saling berkaitan dengan Kebutuhan energi listrik di dunia yang diperkirakan mencapai 1000 EJ (EJ = 1018J) lebih dan akan terus meningkat setiap harinya. Penipisan cadangan dan emisi gas rumah kaca tidak memungkinkan energi bahan bakar fosil untuk mendominasi. Oleh karena itu, Pembangkit Listrik Tenaga Ombak Berbasis Node Red dan ESP 8266 merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang menguntungkan di skala komersial. Perancangan prototype ini, menggunakan sistem bandul. Gerak naik turun pada bandul akan diubah menjadi Gerakan putar oleh crankshaft dan disalurkan ke pulley serta generator dc .Sehingga, dapat menyalurkan energi listrik yang dikontrol terlebih dahulu oleh charger controller sebelum masuk ke dalam baterai. Kemudian sensor INA 219 akan mendeteksi besar tegangan dan arus yang dihasilkan dan disalurkan ke internet ( Node Red ) melalui ESP 8266 sehingga, alat dapat di monitoring dari jarak jauh. Kata Kunci: Tenaga Ombak, Energi Terbarukan, ESP 8266, Node-Red, Sensor INA 219

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JTE

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Education Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of ...