Manusia adalah perihal utama dari sebuah pendidikan. Aktivitas pendidikan diarahkan kepada manusia sebagai hal yang prinsip di dalam pendidikan. Pendidikan diarahkan kepada manusia untuk mengembangkan potensi-potensi dasar manusia agar dapat diwujudkan dengan baik. Perubahan tuntutan yang terjadi di masyarakat, menghendaki peningkatan peranan pendidikan selanjutnya. Sehingga pendidikan harus beriringan dengan kemajuan dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Menggagas pendidikan masa depan tentunya tidak dapat dipisahkan dari seorang tokoh yang Bernama Alvin Toffler. Sehingga penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan hermeneutik filosofis berupaya untuk menelususuri jejak pemikiran dari Alvin Toffler yang berkaitan dengan pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya Alvin Toffler menggagas pendidikan yang berhubungan erat dengan corak kehidupan. Dalam artian, apabila corak kehidupan berubah, maka corak pendidikan juga harus berubah. Tahapan pendidikan juga menyesuaikan dengan tiga periode kemajuan sebuah peradaban yang dimulai dari gelombang pertama yakni gelombang pertanian, kemudian industri, dan superindustri. Alvin Toffler juga menggagas konsep pendidikan yang membebaskan dengan mengedepankan pengembangan potensi dari anak didik. Demikian juga Alvin Toffler meyakini bahwa walaupun sistem pendidikan yang didominasi oleh teknologi, namun peran guru sangatlah sentral sebagai penuntun anak didik untuk menuju arah kemajuan dari sebuah peradaban.
Copyrights © 2023