Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi modul belajar jenjang sekolah dasar sebagai upaya peningkatan literasi siswa di Sekolah Dasar Negeri 3 Pejanggik. Penelitian ini termasuk dalam jenis quasi eksperimen, dan lokasi penelitiannya adalah di Sekolah Dasar Negeri 3 Pejanggik, Kabupaten Lombok Tengah. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan menggunakan uji-t dua pihak. Uji hipotesis yang akan digunakan adalah uji-t dua pihak pada taraf signifikansi 5%.. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah penggunaan modul belajar dalam proses pembelajaran dapat memberikan andil terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Hal ini dibuktikan dengan dua cara yaitu 1) secara deskriptif, penggunaan Modul Belajar Siswa dapat meningkatkan literasi peserta didik, ini dibuktikan dari nilai pre-tes yang rata-ratanya 29.17 naik menjadi 40.33 pada pos-tes, di mana selisihnya sebesar 11.17; 2) berdasarkan hasil visualisasi pre-tes dibandingkan dengan hasil pos-tes. Pada hasil pre-tes, frekuaensi tertinggi adalah nilai 20 sedangkan pada pos-tes, frekuensi tertinggi berada pada nilai 30. Nilai dari hasil pre-tes paling banyak berkumpul pada interval nilai 0.00 sampai dengan nilai 40.00.
Copyrights © 2023