Disentri merupakan suatu infeksi yang menimbulkan luka dan menyebabkan tukak yang terbatas di colon yang ditandai dengan gejala paling khas yang disebut sebagai sindroma disentri, yakni sakit di perut yang sering disertai dengan tenesmus, berak, dan tinja mengandung darah dan lendir yang berasal dari bakteri Shigella dysentriae. Adanya darah dan lekosit dalam tinja merupakan suatu bukti bahwa kuman penyebab disentri tersebut menembus dinding kolon dan bersarang di bawahnya sehingga terjadilah diare. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/siswi kelas sepuluh (X) di SMAN 17 Bandar Lampung yang berjumlah 109. Penelitian ini menggunakan intrumen kuesioner di sekolah. Data dianalisis  dengan menggunakan nilai mean dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil observasi sebelum penyuluhan menunjukan bahwa dari responden yaitu sebanyak (32%) siswa/siswi sudah mengenali gejala dan cara penanganan disentri, dan responden sebanyak (68%) siswa/siswi masih belum mengetahui cara mengenali gejala dan cara penanganan disentri. Pengetahuan Disentri pada siswa/siswi ini harus lebih ditingkatkan lagi dengan cara pemberdayaan UKS bekerjasama dengan perawat yang ada di puskesmas terdekat dengan melakukan penyuluhan tentang bahayanya disentri.Kata Kunci : Disentri, Gejala dan Penanganan, Penyuluhan disekolah
Copyrights © 2023