Di era modern saat ini perkembangan pada bidang industri kuliner mengalami peningkatan, dengan meluasnya kehadiran coffee shop di berbagai wilayah Indonesia. Fenomena ini menjadikan sebuah peluang yang besar bagi pelaku bisnis, dengan hadirnya coffee shop menjadikan suatu kebiasaan baru pada masyarakat dan memberikan banyak pilihan terhadap produk yang akan dikonsumsi. Sehingga hal ini menjadi suatu persaingan ketat bagi pelaku usaha coffee shop untuk melakukan berbagai strategi untuk mempertahankan minat beli konsumen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan bauran komunikasi pemasaran pada Kopi Kawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bauran komunikasi pemasaran Kopi Kawa. Konsep yang digunakan adalah komunikasi pemasaran dan bauran komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun unit analisis adalah organisasi yang termasuk dalam skala besar yaitu coffee shop. Teknik pengambilan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kopi Kawa menerapkan komunkasi pemasaran dengan menggabungkan delapan elemen bauran komunikasi pemasaran. Temuan lainnya mengungkapkan bahwa bauran komunikasi pemasaran yang paling dominan digunakan ialah promosi penjualan dan dari mulut ke mulut (word of mouth).
Copyrights © 2023