Dinamika sosial dan budaya yang terjadi dalam sejarah kehidupan masyarakat di Kota Garut memberikan gambaran terbentuk budaya Indies di Garut, yakni hasil budaya perpaduan kelompok masyarakat Eropa dan pribumi, bahkan juga budaya Tionghoa.. Mengabaikan keberadaan salah satu kelompok dalam sejarah bangsa Indonesia akan menyebabkan masyarakat kita seperti tercerabut dari akar budaya dan kesadaran sebagai sebuah bangsa yang majemuk. Dalam hal ini pendekatan multikultural memiliki peran yang signifikan dalam pembelajaran sejarah lokal. Pendekatan multikultural dalam sejarah lokal, akan memperlihatkan bahwa dalam praktik pendidikan sejarah ada penerimaan terhadap keberagaman. Mengakui dan menerima perbedaan dan persamaan manusia yang dikaitkan dengan gender, ras, dan kelas. Pendekatan multikultural dalam proses pendidikan sejarah akan memperlihatkan ke siswa mengakui ketepatan dari pandangan-pandangan budaya yang beragam, mengembangkan kebanggaan terhadap warisan budaya mereka, sekaligus menyadarkan bahwa bentuk konflik nilai sering menjadi penyebab konflik antara kelompok masyarakat.
Copyrights © 2023