Sektor pertanian telah berperan besar dalam pembangunan nasional melalui pembentukan PDB (Produk Domestik Bruto), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa melalui ekspor dan penciptaan ketahanan pangan nasional serta dalam penciptaan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan sektor lain. Pada tahun 2015 Produksi cabai rawit di kabupaten Jember menjadi penyumbang kedua terbesar di Jawa Timur dengan total produksi 32,12 ribu ton. Akan tetapi pada saat ini, telah terjadi penurunan produksi cabai rawit di kabupaten Jember. Penurunan produksi cabai rawit menyebabkan tingginya akan nilai pasar atau harga jual pada cabai rawit. Penururnan produksi tersebut salah satunya disebabkan oleh penyakit layu fusarium. yang menyerang disetiap musim terutama musim hujan. Dalam proses pembibitan cabai rawit para petani menggunakan media tanam polybag. Pada penggunaan polybag, polybag akan dibuang setelah tanaman siap dipindahakan. Hal tersebut menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu dengan adanya inovasi kompos blok dengan penambahan agen hayati Trichoderma harzianum (KOMICHO diharapkan dapat menciptakan suatu sistem pertanian yang ramah lingkungan. Metode yang peneliti lakukan, yaitu 1) persiapan bahan antara lain pupuk kompos dan Trichoderma harzianum, 2) proses pembuatan KOMICHO yang terdiri dari 4 perlakuan, yaitu kontrol, 1:1, 1:2, dan 1:3 air dengan Trichoderma harzianum, 3) pengujian dan analisis KOMICHO. Hasil dari pembuatan KOMICHO, didapatkan kandungan kompos berupa N : 1,14%, P : 0,28%, K : 1,52%,. Berdasarkan variabel pengamatan pertumbuhan bibit cabai rawit pada KOMICHO menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada kompos blok Trichoderma harzianum dengan perbandingan 1:3. Dengan tinggi tanaman 14 cm, dan jumlah daun sebanyak 5 helai.
Copyrights © 2022