Masalah utama dalam artikel ini tentang bagaimana fenomena post-truth sebagai alat gerakan sosial politik pada pemilu presiden 2019. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi fenomena post-truth sebagai alat gerakan sosial politik pada pemilu presiden 2019. Hasil artikel ini adalah para aktor dalam mensukseskan gerakan sosial politiknya melalui fenomena post-truth yaitu dengan cara menyampaikan berbagai wacana-wacana, saling sindir menyindir melalui TV dan media sosial baik berupa facebook, whaatsaap dan lain-lain. Dengan demikian, masyarakat dipandang sebagai lubang hitam yang menyerap sebuah makna, informasi, komunikasi, pesan dan sebagainya, menjadi tidak bermakna. Masyarakat menempuh jalan mereka sendiri, tak mengindahkan upaya yang bertujuan memanipulasi mereka.
Copyrights © 2023