Pelaksanaan Pekerjaan Rekonstruksi Jembatan Sendangbumen bisa dikatakan mengalami keterlambatan berdasarkan PERMEN PU No.43/PRT/M/2007. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan faktor-faktor penyebab terjadinya keterlambatan pelaksanaan pada suatu proyek konstruksi dan menganalisis nilai persentase yang memiliki hubungan pengaruh faktor-faktor yang mengakibatkan keterlambatan. Penelitian ini menerapkan metode analisis statistik non parametrik menggunakan teori korelasi kendall serta korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini yaitu diperoleh 3 faktor utama yang menyebabkan terlambatnya proyek rekonstruksi Jembatan Sendangbumen yang meliputi berhentinya tenaga kerja bekerja dikarenakan permasalahan gaji, kerap adanya penggantian tenaga kerja pada saat pelaksanaan proyek, dan progres kerja di proyek tidak sama dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). Didapatkan nilai prosentase kendall dari ketiga faktor utama penyebab proyek terlambat meliputi faktor berhentinya tenaga kerja bekerja dikarenakan permasalahan gaji memiliki persentase 18,06%, faktor kerap adanya penggantian tenaga kerja ditengah pelaksanaan proyek memiliki persentase 30,91% dan faktor progress kerja yang tidak sesuai SOP memiliki persentase 20,53%.
Copyrights © 2023