Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan keagamaan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di MAN 1 Konsel. Metode Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Milles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Kegiatan keagamaan di MAN 1 Konsel sudah berjalan sesuai dengan apa yang telah diprogramkan atau direncanakan sebelumnya. Adapun kegiatan mingguan yaitu sholat dhuha berjama’ah, sholat zuhur berjama’ah dan membaca al-Qur’an. Kegiatan mingguan yaitu Majelis ta’lim, pidato bahasa Arab, tahfidz, kaligrafi, tilawah dan sholat jum’at. Kegiatan tahunan yaitu peringatan hari besar Islam seperti peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW dan pesantren kilat di bulan suci Ramadhan; 2) Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan diawasi oleh setiap wali kelas atau guru piket yang bertugas. Sholat dhuha dilaksanakan secara bergantian setiap kelas karena daya tampung masjid yang kurang memadai, begitupun untuk sholat zuhur berjama’ah didahulukan yang perempuan kemudian laki-laki; 3) Kendala yang dihadapi sekolah dalam menerapkan kegiatan keagamaan adalah rasa malas yang dirasakan oleh peserta didik, siswa yang sering terlambat, masjid yang masih dalam tahap renovasi dan adanya pandemi Covid-19
Copyrights © 2022