Artikel ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui peranan majelis ta’lim dalam meningkatkan pengamalan agama masyarakat nelayan di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna . penelitian ini mengangkat realitas lapangan yang empirik yang berkaitan dengan peranan majelis ta’lm. Peranan majelis ta’lim adalah bagaimana cara-cara atau strategi yang hendak dilakukan majelis ta’lim dalam status dan kedudukannya sebagai wadah atau tempat masyarakat menimba ilmu seputar Islam. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data lapangan diperoleh dari informan yang dipilih secara purposif. Data lapangan dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama, dibantu pedoman wawancara, kamera-foto, dan alat tulis. Keabsahan data penelitian ini yaitu melalui triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan majelis ta’im dalam meningkatkan pengamalan agama masyarakat nelayan ada beberapa cara yang dilakukan yaitu Mendakwahkan Islam, Membina masyarakat, Membimbing masyarakat, Memberikan contoh, Mengundang masyarkat, Faktor-faktor yang menjadi kendala majelis ta’lim dalam meningkatkan pengamalan agama masyarakat nelayan yaitu, kesibukan masyarakat nelayan mencari nafkah, kurangnya kesadaran beragama masyarakat nelayan, rendahnya tingkat pendidikan, masih kentalnya tradisi serta ajaran orang tua terdahulu.Kata Kunci: peranan majelis ta’lim,meningkatkan pengamalan agama,nelayan
Copyrights © 2020