Abstrak - Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi pemasaran, namun perusahaan perlu mengetahui seberapa efektivitas iklan yang ditayangkan sehingga pesan yang ingin disampaikan perusahaan dapat diterima oleh masyarakat. PHD mengeluarkan iklan baru di televisi saat Pandemi terjadi dengan maksud untuk kegiatan promosi dan memberikan informasi ke konsumen. Untuk itulah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas iklan PHD yang ditayangkan di televisi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan model CRI (Customer Response Index). Perhitungan nilai CRI diperoleh dari perhitungan perkalian dimensi-dimensi CRI yaitu, kesadaran (awareness), pemahaman (comprehend), ketertarikan (interest), niat (intentions), dan tindakan (action). Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pertimbangan menggunakan teknik purposive sampling adalah para responden yang memiliki televisi dan sering menonton acara di televisi. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa iklan PHD yang ditayangkan di televisi kurang efektif karena setelah dihitung nilai CRI dari iklan PHD ini hanya 7,5% saja. Rendahnya nilai CRI ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain, iklan PHD jarang ditayangkan di televisi, iklan PHD tidak jelas, gambar pada iklan PHD tidak menarik, model yang digunakan dalam iklan PHD kurang menarik dan masyarakat sudah setia dengan merek yang lain. Kata Kunci: Komunikasi pemasaran, Iklan, Model CRI.
Copyrights © 2022