Berdasarkan penjajakan awal yang penulis lakukan di SDN 4 Selat Hulu, semenjak wabah virus corona melanda negeri ini, pembelajaran di laksanakan secara daring (dalam jaringan). Karena biasanya pembelajaran di laksankan secara tatap muka, tentu saja system pembelajaran daring yang begitu mendadak berdampak pada kegagapan guru dan siswa karena belum terbiasa melaksanakan pembelajaran daring. Bertitik tolak dari pemikiran di atas, maka kepala sekolah hendak meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran daring melalui supervisi akademik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (School Action Research). Penelitian ini akan dilaksanakan di SDN 4 Selat Hulu. Penelitian akan dilakukan pada semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancacara dan dokumentasi. Pada pra siklus peneliti baru mengamati seberapa besar Kemampuan guru memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran daring dan ternyata hasilnya sangat rendah yakni mendapat skor rata-rata hanya mencapai 6,4 artinya kemampuan guru memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran daring kurang baik. Di lihat dari Hasil supervisi ada peningkatan skor rata-rata dari pra siklus ke siklus I, dimana hasil skor rata-rata observasi pra siklus hanya mencapai skor 5 sementara pada siklus I mencapai 11,4 yang artinya kemampuan guru memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran daring baik. Selanjutnya pada siklus II Hasil supervisi mencapai skor 15,8 artinya Kemampuan guru memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital dalam pembelajaran daring sangat baik.
Copyrights © 2023