Rendahnya keaktifan belajar siswa sering disebabkan kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui metode pembelajaran Card Sort pada mata pelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Data yang diperoleh dari instrument observasi dianalisis secara kuantitatif dengan cara menghitung skor keaktifan dari lima indicator keaktifan siswa di setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh 71,11% untuk indicator memperhatikan setiap poin penting yang diberikan guru, 79,41% untuk indicator kerjasama mengurutkan kartu dalam kelompok, 55,88% untuk indicator interaksi siswa dengan guru, 76,47% untuk indicator aktif bertanya/menjawab pertanyaan kelompok lain, dan 76,47% untuk indicator disiplin/ketepatan waktu mengurutkan kartu dan menempelkan kartu di papan tulis. Pada siklus II diperoleh 88,23% untuk indicator memperhatikan setiap poin penting yang diberikan guru, 85,29% untuk indicator kerjasama mengurutkan kartu dalam kelompok, 79,41% untuk indikator interaksi siswa dengan guru, 85,29% untuk indikator aktif bertanya/menjawab pertanyaan kelompok lain, dan 85,29% untuk indicator disiplin/ketepatan waktu mengurutkan kartu dan menempelkan kartu di papan tulis.Pada siklus II semua indicator sudah melebihi batas Kriteria Skor Keaktifan Siswa yakni mencapai 78%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan metode card sort dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas
Copyrights © 2021