cover
Contact Name
-
Contact Email
aliciadebriep@gmail.com
Phone
+62380-871215
Journal Mail Official
univnusalontar53@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Unstar Mokdale-Ba'a Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur Indonesia 85914
Location
Kab. rote ndao,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE
ISSN : 23016728     EISSN : 27759830     DOI : -
Publikasi menjadi sangat penting dalam menuangkan hasil penelitian. Hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, secara umum manfaat secara langsung belum bisa dirasakan. Sering sekali harus dilakukan berkelanjutan untuk memperoleh manfaat langsung bagi masyarakat. Penelitian berkelanjutan tentu saja tidak hanya dilakukan oleh peneliti itu sendiri tapi juga peneliti lain di instansi lain dan bahkan di Negara lain. Penelitian berulang yang dilakukan oleh peneliti berbeda karena saling tidak tahu tentunya tidak diinginkan karena akan menyia-nyiakan sumber daya. Oleh karena itu, diseminasi hasil penelitian menjadi suatu hal yang sangat penting. Mengingat pentingnya hal tersebut, Bagian Publikasi Universitas Nusa Lontar Rote mengelola jurnal Ilmiah Unstar Rote, yang berfungsi sebagai media publikasi hasil penelitian baik dari kalangan Universitas Nusa Lontar Rote maupun peneliti. Jurnal yang dikelola Bagian Publikasi Universitas Nusa Lontar Rote dengan demikian terbuka bagi umum.
Articles 57 Documents
Hartatik IMPROVING STUDENTS’ READING ABILITY IN DESCRIPTIVE TEXT BY KNOW-WANT TO KNOW-LEARN (K-W-L) METHOD FOR GRADE XI SCIENCE SMA KRISTEN SILOAM BA’A IN ACADEMIC YEAR 2019/2020 Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.5

Abstract

KWL adalah singkatandari Know-Want to know-Learn. Metode ini diaplikasikan dengan merangsang pengetahuan dasar siswa sebelum memulai aktifitas membaca. Penelitianini dilakukan dengan tujuan (1)untuk mengetahui sejauhmana KWL indapat meningkatkan kemampuan membaca siswa (2)hambatan yang dihadap dalam penerapan metodeini.Metode yang diterapkan adalah metode deskripti kuantitatif. Metodeini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam satusi klu yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metode kwl dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa di SMA. Dalam mengumpulkan data, teknik yang digunakan adalah tes dan kuesioner. Hasil tes mengungkapkan bahwa nilai post test lebih tinggi (74) daripada nila pre-test (54) dengan perbedaan sebesar 20. Kesimpulannya adalah metode KWL sangat berguna dan berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.
DZ. Dominggus ANALISIS TRANSPORTASI BANDAR UDARA DC. SAUDALE, GEOMETRIK DI KABUPATEN ROTE NDAO Lolu, Margareta
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.7

Abstract

Bandar Udara Dc. Saudale merupakan satu-satunya Bandar udara dikabupaten rote ndao. Penelitian ini dilakukan perhitungan geometri landasan pacu. Perhitungan landasan pacu actual dilakukan dengan memperhatikan Panjang landasan pacu/runway referensi yang dikeluarkan oleh perusahaan pesawat ATR-42 Dan Panjang landasan pacu/ runway tersebut dikoreksikan berdasarkan elevasi , temperature, Dan slope landasan pacu. Analysis Transportasi data dilakukan Dengan menggunakan rumus-rumus: Panjang landasan pacu berdasarkan keadaan lepas landas normal : FL = FS + CW Dimana CW=0,05 ( TOD – 1.15 ( LOD ) ), TOD = 1.15 ( 1.15 ( D35 ), FS =TOR = TOD CW, Panjang landasan pack berdasarkan keadaan lepas landas dengan mesin FL = FS + CW Panjang runway minimum dengan metode ARF : ARFL ( Leo x Ft x Fe x Fs ) + Fw, Panjang runway actual berdasarkan kondisi maksimum take off weight can kondisi maksimum landing weight : ARFL x Fe x Ft x Fs, Perhitungan factor koreksi akibat elevasi Fe = ( 1 + (0.07 x E/ 300 ), koreksi akibat temperature: Ft = 1 + 0,01 ( T – ( 15 – 0.0065 E ), kereksi akibat slope runway: FS = 1 + 0,1 S. Dari hasil Analisis bahwa transportasi Bandar udara DC Saudale perlu diperpanjang menjadi 1.400 x 30 m.
M. Furqan MENINGKATKAN KEAKTIFAN PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XA SMA KRISTEN SILOAM MELALUI PENERAPAN CARD SORT Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.8

Abstract

Rendahnya keaktifan belajar siswa sering disebabkan kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui metode pembelajaran Card Sort pada mata pelajaran sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Data yang diperoleh dari instrument observasi dianalisis secara kuantitatif dengan cara menghitung skor keaktifan dari lima indicator keaktifan siswa di setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh 71,11% untuk indicator memperhatikan setiap poin penting yang diberikan guru, 79,41% untuk indicator kerjasama mengurutkan kartu dalam kelompok, 55,88% untuk indicator interaksi siswa dengan guru, 76,47% untuk indicator aktif bertanya/menjawab pertanyaan kelompok lain, dan 76,47% untuk indicator disiplin/ketepatan waktu mengurutkan kartu dan menempelkan kartu di papan tulis. Pada siklus II diperoleh 88,23% untuk indicator memperhatikan setiap poin penting yang diberikan guru, 85,29% untuk indicator kerjasama mengurutkan kartu dalam kelompok, 79,41% untuk indikator interaksi siswa dengan guru, 85,29% untuk indikator aktif bertanya/menjawab pertanyaan kelompok lain, dan 85,29% untuk indicator disiplin/ketepatan waktu mengurutkan kartu dan menempelkan kartu di papan tulis.Pada siklus II semua indicator sudah melebihi batas Kriteria Skor Keaktifan Siswa yakni mencapai 78%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan metode card sort dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas
A. Solo PENGARUH PERBEDAAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PUTIH (Brassica juncea L.) Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil sawi putih. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 12 petak percobaan. Perlakuan yang diujicobakan terdiri atas tiga taraf yaitu J1: jarak tanam 15x15 cm, J2: jarak tanam 20x20 cm, J3: jarak tanam 25x25 cm. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) sesuai dengan model rancangan yang digunakan, bila pengaruh nyata maka di lanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil analisis menunjukan perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Tinggi sawi tertinggi terdapat pada perlakuan J3 yakni 25 cm, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan J1 dan J2. Tinggi sawi terendah dicapai pada perlakuan J1 yakni 23,5 cm. Jumlah daun tanaman sawi terbanyak terdapat pada perlakuan J3 yakni 5,25 helai, yang berbeda nyata dengan perlakuan J1, namaun tidak berbeda nyata dengan perlakuan J2. Perlakuan Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap berat segar sawi. Berat segar sawi terbanyak terdapat pada perlakuan J3 yakni 25,25 g pada perlakuan 25x25 cm, yang berbeda nyata dengan perlakuan J1, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan J2. Hasil uji sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan jarak tanam pada sawi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah daun dan berpengaruh sangat nyata terhadap berat segar sawi. Semakin rapatnya tanaman menjadi faktor yang membatasi pertumbuhan, sehingga laju tumbuhnya pun semakin kecil. Perlakuan jarak tanam terhadap sawi memberikan hasil yang signifikan terhadap jumlah daun dan berat segar sawi.
M. Ndolu PENGARUH CAHAYA MATAHARI TERHADAP PERTUMBUHAN PERKECAMBAHAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI DESA HOLULAI Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.10

Abstract

Cahaya matahari merupakan sumber utama energi bagi kehidupan. Cahaya dapat berpengaruh bagi pertumbuhan tanaman dan dapat ditentukan oleh intensitasnya.Intensitas cahaya adalah banyaknya energi yang diterima oleh suatu tanaman per satuan luas dan waktu (kal/cm2/hari). Pada dasarnya intensitas cahaya matahari akan berpengaruh nyata terhadap sifat morfologi tanaman. Hal ini dikarenakan intensitas cahaya matahari dibutuhkan untuk berlangsungnya penyatuan CO2 dan air untuk membentuk karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan intensitas penyinaran matahari terhadap perkecembahan cabai rawit (Capsicum frutescensL.) dan untuk mengetahui frekuensi penyinaran terbaik untuk perkecambahan cabai rawit (Capsicum frutescens L.).Penelitian ini dilakukan di desa Holulai, Kecamatan Loaholu.Penelitian ini dimulai dari bulan Maret - April. Metode yang digunakan yang pada penelitian ini adalah eksperimen dengan perlakuan perbedaan intensitas penyinaran matahari yaitu P0 = Kontrol, P1 = 50%, P2 = 75%, P3 = 100%. Sumber data yaitu : a) Tinggi tanaman, dan b) Jumlah daun. Data diambil setiap 7 hari, dengan ulangan 3 kali.Analisis data dengan Anova melalui bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan penyinaran berpengaruh secara signifikan terhadap tinggi tanaman, pada pelakuan P3=100%, dimana nilai F hitung ≥F tabel (3.671603 ≥ 3.490295) pada taraf signifikan 0,05. Namun tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman cabai rawit, dimana nilai F hitung ≤F tabel (0.74026 ≤ 3.490295) pada taraf sig. 0,05.
Y. Pah MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS SISWA KELAS VIIIa SMP NEGERI 1 ROTE TENGAH MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran menggunakan media visual pada mata pelajaran IPS Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Rote Tengah, serta untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS melalui penggunaan media visual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research).Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan, wawancara mendalam, angket dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif. Pada penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, setiap siklus dilakukan satu kali pertemuan 7.14%.Kategori baik mencapai prosentase 42.85%, kategori cukup mencapai prosentase 50%, sedangkan kategori Kurang 0%.Hasil kategori observasi kinerja guru dalam pembelajaran IPS menggunakan media visual terlaksana dengan baik dan terealisasi dengan angka pencapaian mencapai 100% pada siklus II.Sedangkan hasil observasi penilaian untuk kategori sangat baik mencapai prosentase 57.14%, dan kategori baik mencapai prosentase 42.86%.
S, Yati THE UTTERANCES IN TRADITIONAL WEDDING PROPOSAL CEREMONY IN KABALIDANA VILLAGE SOUTH WEST SUMBA REGENCY Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.12

Abstract

Budaya adalah sebuah pikiran manusia yang diproduksi, digambarkan, disebarkan dan diteruskan melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna konotasi serta fungsi tuturan yang digunakan pada upacara peminangan di desa Kabalidana . Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Kabalidana kecamatan Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya. Data diperoleh melalui wawancara. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa ada 7 makna konotasi pada upacara peminangan di desa Kabalidana yaitu pertama, ”wine pare” yang bermakna konotasi “gadis muda” yang kedua “ manu” yang bermakna konotasi “ babi” yang ketiga adalah “ omagu” yang bermakna konotasi“ laki-laki” keempat “ kaleba” yang bermakna konotasi “ pakian” kelima “ kettena katonga” yang bermakna konotasi “ ikatan” keenam “ bongga” yang bermakna konotasi“ anjing “ dan terakhir “ numbu” yang bermakna konotasi “ tombak”. fungsi dari “ tua wine pare” adalah sebagai kegiatan peminangan calon pengantin perempuan, sementara fungsi “ kettena katonga” adalah kedua calon mempelai sudah ada ikatan, bahwa tidak ada yang mengganggu hubungan mereka dan terakhir adalah fungsi “ paburru mawinne” adalah mempelai wanita sudah sah menjadi istri yang baik bagi keluarga laki-laki.
Y, Thonak PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU ( Vigna radiata L.) Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi cair melalui daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau ( V igna radiata L.). Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pemberian pupuk bokasi cair berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong serta berat biji per tanaman. Tinggi tanaman kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan dosis 120 ml/tanaman yakni 48 cm yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan BC0, BC1, BC2, BC3 maupun BC5. Jumlah daun terbanyak terdapat pada perlakuan dosis 120 ml/tanaman yakni 45 helai, yang berbeda nyata dengan perlakuan tanpa pupuk dengan pencapaian jumlah daun terendah yakni 37,7 helai, namun tidak berbeda nyata terhadap perlakuan BC1, BC2, BC3 maupun BC5. Jumlah polongtanaman terbanyak terdapat pada perlakuan dosis 120 ml/tanaman yakni 44 buah yang terdapat beda nyata dengan perlakuan tanpa pupuk; 30 ml/tanaman; 60 ml/tanaman; 150 ml/tanaman, namaun tidak berbeda nyata dengan perlakuan 90 ml/tanaman. Berat biji tanaman terbanyak terdapat pada perlakuan dosis 120 ml/tanaman yakni 36 g, yang terdapat beda nyata dengan perlakuan tanpa pupuk; 30 ml/tanam; 60 ml/tanaman; 150 ml/tanaman. Perlakuan dosis bokashi cair 120 ml air -1 memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun yang memberikan hasil tertinggi yakni 37,7 helai daun. Perlakuan dosis bokashi cair 120 ml air -1 memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong dan berat biji per tanaman.
N, Ketti PENGARUH FERTILITAS, MORTALITAS DAN MIGRASI TERHADAP PERTUMBUHAN PENDUDUK DI DESA BEBALAIN Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.15

Abstract

Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh jumlah bayi yang lahir (fertilitas), tetapi secara bersamaan pula akan dikurangi oleh kematian (mortalitas) yang terjadi pada semua golongan umur, serta perpindahan penduduk (mobilitas) akan mempengaruhi bertambahnya atau berkurangnya jumlah penduduk di suatu daerah atau negara. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian adalah metode deskriptif. Pengumpulan data berupa observasi, studi kepustakaan dan interview dengan 55 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk sangat dipengaruhi dengan bertambahnya jumlah penduduk di Desa Bebalain dipengaruhi oleh jumlah angka kelahiran (fertilitas), jumlah angka kematian (mortalitas) dan migrasi. Dalam kurun waktu 6 tahun jumlah pertambahan penduduk yang bertambah sebesar 6.866 jiwa dengan angka kelahiran 184 jiwa, kematian 98 jiwa dan migrasi 78 jiwa. Persentase pertumbuhan setiap tahun adalah sebesar 4.186,58% baik dari jumlah angka kelahiran, mortalitas dan migrasi sehingga dari data tersebut disimpulkan bahwa faktor kelahiran, kematian dan migrasi yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan penduduk di Desa Bebalain Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Ini berarti seiring dengan perkembangan waktu, jumlah penduduk akan semakin terus bertambah jumlahnya
K, Ngada PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI WILAYAH PESISIR Rote, unstar
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (SEPTEMBER - FEBRUARI 2021
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.16

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki beragam pemanfaatan bagi masyarakat yang hidup di pesisir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan hutan mangrove oleh masyarakat di wilayah pesisir di Desa Ba’adale Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Sedangkan Analisis data digunakan Analisis Pola Pemanfaatan dan Pendugaan Nilai Ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa potensi dan jenis hutan mangrove di desa Ba’adale Dusun Ndudale ada 5 (lima) jenis yaitu sebagai hasil bangunan, pengahasil kayu bakar ikan, kepiting, dan kerang. Nilai tak guna langsung hutan mangrove di Desa Ba’adale Dusun Ndudale dan Nilai ekonomi total yang dihasilkan ekosistem hutan mangrove di desa Ba’adale sebesar Rp58.152.822.500 dari Nilai manfaat langsung sebesar Rp54.822.500 dan nilai manfaat tidak langsung yaitu mtl1 36.198.000.000 + mtl2 Rp21.190.000.000 = Rp58.098.000.000. Nilai guna tidak langsung (indirect usevalue) memberikan kontribusi lebih besar dari pada nilai guna langsung (direct usevalue) cukup besar, sehingga perlu di lakukan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa hutan mangrove sangat penting. Beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan mangrove di kawasan hutan mangrove Desa Ba’adale, yaitu masyarakat Membantu pemerintah dalam menjaga kelestarian mangrove dengan tidak melakukan penebangan mangrove dan melakukan penanaman mangrove secara swadaya.