Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan di Kabupaten Polewali Mandar. Alat yang digunakan untuk mengukur kebisingan yaitu Sound Level Meter (SLM) berbasis mikrokontroler. Jenis mikrokontroler yang digunakan adalah arduino uno. Pengambilan data dilakukan pada kondisi pada saat ramainya penduduk sedang beraktivitas. Pengukuran dilakukan pada siang dengan kondisi cuaca cerah 330C, kelajuan angin STG 5 km/jam, kelembapan 72% dan sesuai dengan tingkat keramaian jalan raya. Hal ini dimaksudkan agar proses pengukuran dapat memperoleh hasil yang akurat. Pengukuran dilakukan di tempat terbuka untuk menghindari pantulan suara. Ketinggian sound level meter sekitar 1,2 meter dari atas permukaan tanah. Jarak pengamat ke sound level meter diatur sekitar 0,5 meter untuk menghindari efek pemantulan bunyi. Penelitian dilakukan di sepuluh titik pada kecamatan yang ada di Kabupaten Polewali Mandar. Diperoleh hasil bahwa sembilan titik kecamatan memiliki rata-rata tingkat kebisingan di bawah nilai ambang batas kebisingan 85 dB dan satu titik yaitu Kecamatan Wonomulyo memiliki rata-rata tingkat kebisingan 86 dB melampaui nilai ambang batas kebisingan.
Copyrights © 2022