AGRIC
Vol. 32 No. 2 (2020)

PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI PELANGI (Capsicum annuum L.) PADA PERLAKUAN PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), KOMBINASI PGPR-PUPUK NPK, DAN PGPR-KOMPOS

Jennefer Constantia (Prodi Bioteknologi Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro)
Rejeki Siti Ferniah (Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2020

Abstract

Cabai Pelangi Bolivian Rainbow merupakan salah satu varietas cabai hias yang memiliki keunikan berupa warna buahnya yang berwarna-warni. Pertumbuhan vegetatif cabai hias ini memerlukan beberapa tambahan nutrisi dan peranan mikroorganisme untuk memperoleh pertumbuhan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan optimal cabai pelangi menggunakan pemberian pupuk hayati PGPR, kombinasi dari pupuk hayati PGPR dan pupuk sintetik NPK, serta kombinasi pupuk hayati PGPR dan pupuk organik kompos. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan. Keempat perlakuan tersebut adalah tanah hitam sebagai kontrol (P0), tanah hitam ditambah pemberian PGPR(P1), tanah hitam ditambah pupuk kompos + PGPR(P2), dan tanah hitam ditambah NPK + PGPR (P3). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji BNT pada tahap uji รก = 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi PGPR dan kompos atau PGPR dan NPK memberikan pertumbuhan vegetatif optimal dibandingkan perlakuan tunggal PGPR.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

agric

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

AGRIC Journal of Agricultural Science is a peer-reviewed and published two times a year by Agriculture and Business Faculty of Universitas Kristen Satya Wacana. Agric journal publishes original articles on agronomy, horticulture, plant breeding, plant science, pest or diseases of plant, agriculture ...