JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA
Vol. 2 No. 02 (2020): Oktober 2020

PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI PG/TK AL AZAM KELURAHAN JATISARI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG

Dewi Sari Sari Rochmayani (Universitas Widya Husada Semarang)
Chuznul Zulaika (Universitas Widya Husada Semarang)
Irwan Budiono (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2020

Abstract

Saat ini belum semua institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) melaksankan deteksi dini stunting, termasuk di PAUD Al Azzam Kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen Kota Semarang. Studi pendahuluan di PAUD Al Azzam menunjukkan bahwa pengetahuan guru PAUD tentang stunting termasuk dalam katergori kurang. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan guru PAUD tentang deteksi dini stunting. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakkukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan kerja kelompok. Sasaran pengabdian adalah guru PAUD di KB/TK Al Azam Jatisari Mijen Semarang. Pengetahuan tentang stunting diukur dengan kuesioner yang memuat 10 parameter tentang stunting. Pre test dan post test dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan guru PAUD tentang stunting. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan rata- rata skor pengetahuan subyek tentang stunting sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah 6,5 meningkat menjadi 9,5 setelah pengabdian. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan skor pengetahuan subyek tentang stunting secara signifikan setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian komunikasi informasi dan edukasi (KIE) gizi pada guru PAUD dapat meningkatkan pengetahuan guru PAUD tentang deteksi dini masalah stunting.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

abdimas

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya merupakan wadah kegiatan publikasi yang diperoleh dari hasil kegiatan abdimas yang telah dilaksanakan oleh dosen perguruan tinggi kesehatan, tenaga kesehatan maupun mahasiswa dari perguruan tinggi kesehatan. Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya terbit 2 kali ...