JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA
Vol 3 No 1 (2021): April 2021

HEALTH PROMOTION TENTANG EPIDEMIOLOGI, FAKTOR RISIKO INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DAN BAHAYA LESBIAN, GAY, BISEKSUAL DAN TRANSGENDER (LGBT) DI SMA N 2 SINGAPARNA

Ratna Hidayani, S.KM., M.Sc , Wuri (Unknown)
Ratna Hidayani, S.KM., M.Sc, Wuri (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2021

Abstract

Dewasa ini kejadian infeksi menular seksual terus mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi. Triad Epidemiologi IMS yang meliputi host, agent dan environment antara lain agent oleh virulensi virus, bakteri, congenital; host dipengaruhi oleh imunitas, status gizi, jenis kelamin, umur, pekerja seks komersil, waria, usia produktif; environment oleh kepadatan penduduk, faktor lingkungan yang multifaktor perilaku seksual yang berisiko, penyimpangan perilaku seksual seperti LGBT dan degradasi keimanan, perilaku berganti-ganti pasangan, penyalahgunaan obat/narkoba dengan jarum suntik, meningkatkan para pekerja seks komersil, tingkat sosial ekonomi dan politik mempengaruhi dalam insiden dan prevalensi Infeksi Menular Seksual (IMS). Melakukan health promotion berupa penyuluhan Epidemiologi IMS, faktor risiko IMS, dan bahaya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di SMA N 2 Singaparna” Siswa SMA N 2 Singaparna khususnya Kelas XII IPS 2 berjumlah 30 orang. Kegiatan ini berlokasi di SMA N 2 Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaksanaan kegiatan ini yaitu : Hari/ Tanggal : Kamis, 3 Januari 2019 Pukul : 08.30-11.30 WIB. Kesimpulan dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu Gambaran pengetahuan siswa tentang epidemiologi IMS sebesar 75% dengan pengetahuan baik dan 25 % pengetahuan sedang. Pada pengetahuan LGBT sebanyak 60% dengan pengetahuan baik dan 40 % pengetahuan sedang.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

abdimas

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya merupakan wadah kegiatan publikasi yang diperoleh dari hasil kegiatan abdimas yang telah dilaksanakan oleh dosen perguruan tinggi kesehatan, tenaga kesehatan maupun mahasiswa dari perguruan tinggi kesehatan. Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya terbit 2 kali ...