JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA
Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober 2021

EDUKASI KESEHATAN TENTANG GIZI PENCEGAH STUNTING PADA ANAK SEKOLAH TPA ALHIDAYAH




Article Info

Publish Date
19 Oct 2021

Abstract

Di Indonesia masih terdapat permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia. Salah satu masalah gizi yang mendapatkan perhatian utama adalah masalah stunting. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Meningkatnya pengetahuan siswa tentang kebutuhan gizi pada anak sekolah sehingga dapan mencegah stunting di TPA Al-Hidayah. Sasaran PHBS di TPA Al-Hidayah adalah seluruh warga sekolah yang terbagi dalam : (1) Sasaran Primer, Sasaran utama dalam institusi pendidikan yang akan di rubah perilakunya yaitu siswa, guru, serta penghuni TPA Al-Hidayah. (2) Sasaran Sekunder, Sasaran yang mempengaruhi individu dalam institusi pendidikan yang bermasalah yaitu, kepala sekolah, serta orangtua murid. (3) Sasaran Tersier, Merupakan sasaran yang diharapkan menjadi pembantu dalam mendukung pendanaan, kebijakan, dan kegiatan untuk tercapainya status gizi pada anak sekolah. Bertempat di TPA Al-Hidayah tepatnya di Dusun Margamulya Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perubahan pengetahuan nampak dari nilai perbedaan rata rata pengetahuan tentang gizi yaitu dimana sebelum menggunakan aplikasi rata ratanilai adalah 4,5 dan meningkat menjadi 7,5 setelah menggunakan aplikasi. Sedangkan nilai sikap rata rata sebelum menggunakan aplikasi adalah 6,5 mengalami eningkatan menjadi 8 setelah menggunakan aplikasi KMS Remaja.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

abdimas

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya merupakan wadah kegiatan publikasi yang diperoleh dari hasil kegiatan abdimas yang telah dilaksanakan oleh dosen perguruan tinggi kesehatan, tenaga kesehatan maupun mahasiswa dari perguruan tinggi kesehatan. Jurnal abdimas kesehatan Tasikmalaya terbit 2 kali ...