Latar Belakang: Permasalahan ISPA masih menjadi salah satu penyebab kematian akibat penyakit menular di dunia. Hampir 4 juta orang meninggal karena infeksi saluran pernapasan akut tiap tahun. Pemberian herbal tradisional sebagai terapi non farmakologi dapat digunakan sebagai terapi pendamping perawatan medis dalam menangani ISPA pada balita. Kandungan herbal jahe dan madu dikenal dapat menurunkan tingkat keparahan batuk di malam hari sehingga mengurangi gangguan tidur. Kualitas tidur yang baik dapat memperbaiki kondisi ISPA sehingga tidak terjadi komplikasi yang lebih buruk. Tujuan: Memberikan edukasi terkait minuman herbal jahe dan madu sebagai pendamping obat farmakologi terhadap kejadian ISPA. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara langsung bertatap muka dengan sasaran sehingga lebih efektif, meyakinkan dan mengakrabkan hubungan antara penyuluh dan sasaran serta cepatnya respon.. Hasil : Klien memahami dan mengerti tentang manfaat dan teknik terapi pemberian minuman jahe merah dan madu. ,Klien memahami dan mengerti tentang langkah-langkah melakukan terapi pemberian minuman jahe merah dan madu sebagai pendamping obat farmakologi. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai obat herbal yang aman tanpa menimbulkan efek samping
Copyrights © 2023