Produksi rajungan di kabupaten berlimpah khususnya di Desa Didiabolo dan pemanfaatannya belum maksimal. Rajungan memiliki nilai jual tinggi sehingga menjadi komoditas ekspor. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui desain dan konstruksi alat tangkap jaring insang dasar (bottom gill net), mengetahui cara pengoperasian jaring insang dasar (bottom gill net), mengetahui jenis dan jumlah hasil tangkapan Rajungan dan penanganannya, mengetahui daerah penangkapan Rajungan serta faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan. Jaring insang dasar (bottom gill net) yang digunakan ukuran panjang 50 m, 1.20 m ,mezh size 3 inchi. Rajungan yang tertangkap sebanyak 56 ekor dengan berat 5,3 Kg , sedangkan rajungan betina sebanyak 57 ekor dengan berat 11,1 Kg. Daerah penangkapan (fishing ground) rajungan adalah sekitar perairan kampung Didiabolo. Faktor – faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan adalah Umur bulan, jumlah ikan yang tertangkap , serta shortening
Copyrights © 2021