Saat ini banyak orang merasa dirinya tidak diterima atau gagal dalam suatu lingkungan, tidak mampu mengontrol emosinya sehingga membuat seseorang merasa terganggu dan merubah perilaku dengan ditandai adanya kemunculan waham, gangguan proses fikir dan halusinasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi. Desain Penelitian ini merupakan penelitian studi deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 15 responden dengan teknik purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner kontrol halusinasi yang sudah valid dan reliabel. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien mampu mengontrol halusinsi dengan menghardik.
Copyrights © 2023