Indonesia memiliki makanan khas daerah salah satunya jenang ketan. Proses pembuatan jenang ketan yang masih secara konvensional menggunakan tenaga manusia untuk mengaduk jenang selama 8 – 12 jam. Maka dari itu diciptakanlah alat pengaduk jenang dengan menggunakan mesin. Agar, proses pengadukan lebih efektif dan efisien, biaya produksi yang dikeluarkan juga lebih sedikit. Dengan adanya masalah tersebut peneliti mengambil judul “Analisa Ekonomi Pengembangan Mesin Pada Proses Produksi Jenang Ketan Berkapasitas 20 Kg” guna mengetahui perbandingan biaya produksi yang dikeluarkan antara proses pembuatan jenang konvensional dengan menggunakan alat. Metode yang digunakan dengan menganalisa ekonomi produksi dengan menghitung biaya depresiasi mesin, biaya tenaga kerja, biaya perawatan dan juga biaya listrik. Juga menganalisa Titik Pulang Pokok untuk mengetahui perbandingan biaya produksinya. Berdasarkan hasil analisa ekonomi yang dilakukan dapat disimpulkan, dengan menggunakan bantuan mesin alat pengaduk jenang ketan biaya produksi yang dikerluarkan berkurang, tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit dan pekerjaannya menjadi lebih ringan..
Copyrights © 2023