Desain dynotest berbasis momen inersia ini dilatar belakangi oleh permasalahan pada para mahasiswa Teknik Mesin Universitas Nusantara PGRI Kediri saat melakukan praktikum fenomena dasar mesin, dimana alat dynotest yang sebelumnya belum menggunakan sistem dynotest yang berbasis momen inersia dan terintregasi dengan komputer, sehingga mahasiswa kesulitan memahami fenomena momen inersia pada lingkup teknologi teknik mesin. Tujuan perancangan dynotest berbasis momen inersia tersebut tentunya untuk mengatasi permasalahan mahasiswa tersebut sehingga tercipta sebuah racangan dynotest berbasis momen inersia . Hasil dari perancangan alat tersebut adalah terciptanya sebuah dynotest berbasis momen inersia yang mempunyai dimensi P x L x T = 150 x 100 x 100 yang menggunakan bahan baku besi siku sebagai rangaka utamanya. Alat tersebut menggunakan sistem momen inersia yang terletak pada roller. Roller digerakkan oleh motor bensin yamaha mio j 110 cc dengan Rpm maksimal 10.000 yang dapat diatur menggunakan grip gas pada stang kemudi untuk menentukann rpm mesin tersebut. Alat tersebut juga dilengkapi dengan microcontroller ARM cortex yang terdiri dari beberapa rangkaian sensor, yaitu sensor magnetic encoder pada kipas magnet mesin yamaha mio j yang berfungsi mengukur rpm motor penggerak dan sensor pada poros roller inersia. adalah 160 N/m.
Copyrights © 2023