Penelitian ini merespons kesulitan para guru dalam mengembangkan media pembelajaran, hal tersebut menyebabkan peserta didik bosan dan kehilangan pemahaman tentang materi yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat atau mengembangkan Polysoc (Monopoly Social) sebagai alat pembelajaran dan mengetahui kelayakan media tersebut untuk mata pelajaran IPS, terutama pada materi IPS semester kedua di kelas 5 Sekolah Dasar. Metode penelitian dan pengembangan digunakan dalam penelitian ini. Analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation) adalah lima langkah yang terdiri dari model ADDIE untuk fase pengujian produk. Untuk mendapatkan data pada penelitian ini melalui observasi, wawancara, angket validitas dari professional atau ahli berpengalaman dalam bidang media, materi, dan pendidikan serta pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Polysoc (Monopoly Social) efektif dan layak digunakan selama pembelajaran. Hasil ini ditunjukkan oleh hasil N-Gain Skor sebesar 64,37%. Selain itu, penilaian dari ahli media mencapai 92%, ahli materi 80%, pakar pendidikan 96,67% dan respons peserta didik terhadap uji produk mencapai 88,37%. Dengan demikian, media Polysoc (Monopoly Social) adalah layak dan efektif sehingga dapat digunakan dengan baik dalam pembelajaran.
Copyrights © 2023