Di Indonesia, malaria masih menjadi salah satu isu khsusunya di wilayah timur Indonesia. Dalam diagnosis penyakit, kesalahan pemeriksaan dapat berakibat serius. Tatalaksana dalam Pendeteksian awal penyakit malaria diagnosis malaria yang masih bergantung pada ahli medis serta kembali lagi ke kualitas alat dalam tata laksana tersebut. Experience dan expertisedari ahli mempengaruhi hasil pemeriksaan. Beberapa penelitian telah melibatkan pengembangan metode pengolahan citra untuk melakukan identifikasi otomatis terhadap parasit malaria. Penelitian ini bertujuan membuat sistem menggunakan metode pengolahan citra dengan cara mengidentifikasi sel darah merah yang terinfeksi dan stadium dari parasit malaria Plasmodium falciparum. Pada penelitian ini, nilai threshold ditentukan dengan ruang warna HSV untuk digunakan pada tahap segmentasi. Proses identifikasi dilakukan dengan Object Counting didapatkan nilai akurasi 81,8%
Copyrights © 2023